Thursday, January 06, 2011 -
[Love Letters]
2 comments
[Love Letters]
2 comments
~ Catatan Penantian ~
Hei.
Mari sini.
Belum tamat gurat wajahmu kurabai, dan engkau lagilagi hendak pergi?
Ke mana kali ini?
Ke pulau dimana sinyal tak terjangkau?
Ke benua dimana waktu berselisih sekian lama?
Mengapa tak di sampingku saja
duduk diam menanam pohon cabe ranum
yang bisa dipetik untuk bikin sambel dadak kapanpun suka?
Mengapa tak di dekatku saja
celoteh riang tentang simpul senyum
yang muncul pada bibir sahabat dan kerabat setelah lama tak jumpa?
Mungkin nanti ya...
ketika kau kembali dan punya banyak cerita
mengenai dunia yang kautelusuri penuh rasa ingin tahu
beragam warna di alam semesta yang tak pernah kusimak sungguhsungguh.
Mungkin nanti ya...
ketika aku menyimpan kopi kegemaranmu di laci
tanpa pernah tahu kapan akan kuseduh untukmu atau untuk yang lainnya
sungguh aku belajar sabar membaca peta menghayati perjalanan yang kautempuh.
Tuhan tahu aku menunggu.
Kukira Tuan pun paham itu.
2 comments:
:)
:)
*rodo isin rumongso konangan, ahahaha.
Post a Comment