80226, jalan diri adalah perjalanan sunyi.
"Perhatian! Perhatian!
Hati-hati memerhatikan hati, diri manusia yang paling inti!"
Salam sayang,
pikirku serta rasaku yang sedang lengang.
Apa kabarnya keselarasanmu belakangan ini?
Masihkah sama kuat,
menanggung sekian penat?
Masihkah sama tangguh,
merawat seluruh rapuh?
Aku baru saja kembali dari perjalanan tak berkesudahan
menuju masa lalu sekaligus masa depan dalam satu putaran.
Tahukah kamu dengan siapa saja aku bertemu sepanjang jalan?
Ada dirimu di masa lalu:
yang riang saat bayi, yang ingin tahu di masa kanak, yang berontak ketika remaja.
Ada dirimu di masa depan:
yang berhasrat sebagai dewasa, yang tenang semasa lanjut usia.
Sedang di masa kini:
hatimu lenyap meniada, tidak kutemukan di mana-mana.
Seringkali engkau sibuk menziarahi hantu-hantu masa lalu,
yang bercokol di belakang kepalamu memberati langkahmu
menyesali apa-apa saja yang sudah tak bisa lagi dibenahi
sebab berulang kali kaucoba dengan cara yang itu-itu lagi.
Sesekali engkau sibuk memupuk kecemasan akan masa depan,
yang mengaburkan penilaianmu menghalangi arah pandangmu
merasa takut banyak hal-hal yang tak bisa dikendalikan
sebab berulang kali kauhindari keluar dari zona nyaman.
Seberapa kali engkau sibuk memenuhi ekspektasi dari orang lain di luar sana,
mengabaikan kewarasan kesehatan kesejahteraan diri sendiri lantas demi apa?
Salam sayang,
pikirku serta rasaku yang mendamba terang,
Apa kabarnya keselarasanmu sekarang saat ini?
Mari duduk sini,
berdiam menghayati hening diri.
Tak perlu berlarian kemana-mana, tak perlu terus berpura-pura,
tak perlu memaksa bahagia, jika memang kau tak baik-baik saja.
Kelak, setelah berada di sini saat ini
sudah cukup membuat hatimu lebih berani
percayalah semua baik-baik saja pada waktunya nanti
kapanpun kau siap melangkah lagi, sebagai dirimu yang terbarui.
Ingatlah, cukup bahwa aku mencintaimu sepenuh diri.
“Sebab maaf tidaklah tersedia secara cuma-cuma.
Sejatinya maaf bisa diberikan, jika saja sebelumnya kita mau meminta.”
80226, selamat sampai sejauh ini.
Selamat!
Aku menjauhkanmu dari cinta yang pernah lekat
untuk menyelamatkanmu dari kemungkinan tersesat.
Selamat!
Aku menjatuhkanmu dari mimpi yang sangat tinggi
untuk menyadarkanmu tentang perjalanan ke dalam diri.
Selamat!
Kamu berhasil melewati semua
meski dengan bersimbah darah dan berlinang air mata,
sebab ujian paling berat hanya Kuberikan kepada
pejuang paling tangguh yang dapat mengatasinya.
Bagaimana rasanya: kehilangan dia
dan menemukanKu sebagai gantinya?
80364, GWK Soundrenaline 2019 di depan panggung Suede.
Di lautan ribuan banyaknya manusia
dan kita secara kebetulan kembali dipertemukan
berdua tanpa menyengaja,
... apa itu namanya?
Semesta,
terima kasih atas ujian sekaligus kejutan
untuk sebuah upaya menghilangkan
kenangan yang menyenangkan.
80114, kasian kekuncian.
Maybe,
you’re stuck because
you keep pushing a door
that says ‘pull’.
Or maybe,
you just didn’t see clearly enough
that the door was locked
since the beginning.
40615, persembahan untuk kalian dan segala kenangan yang berusaha kita sisihkan.
“Bukan lupa yang ingin kubisa, melainkan mengingat dan baik-baik saja.”
(Dewi Dee Lestari, 2018)
Selamat Malam Natal,
Djandie Imanta Kasih Sayang Sembiring Meliala.
Salam dari Bandung,
semoga damai menyertai hatimu senantiasa.
Jujur saja,
jauh lebih mudah kembali ke mana semuanya bermula
jika semua sudah perlahan berganti jadi baik-baik saja.
Pada akhirnya aku memang memilih bersusah payah,
sedangkan kau justru menempuh jalan paling mudah.
Nyatanya bahkan sekian lama kita jadi sepasang,
namun tak pernah sungguh sama-sama berjuang
’tuk bisa bersama selamanya di masa mendatang.
80226, september sad to remember.
“Di titik ini saya berhenti, meraba dada saya yang sunyi.
Di titik ini saya sadar, bahwa tidak semua hal yang kita inginkan
akan kita dapatkan.
Harus ada perkara yang kita relakan.”
(Langit Amaravati, 2017)
Masa sembilan tahun wajib belajar sabar
telah tuntas saat ikhlas benar melepas.
Tentu saja Cinta juaranya.
Sadar tetap dia yang terpilih,
biarkan mereka akan tersisih.
Sementara sunyi sendiri,
tak pernah mau berhenti
menunggu yang pergi
untuk pulang kembali.
56553, Borobudur in Vesak Day 2018 to light paper lanterns.
Affirmation for Detachment:
Today, I embrace the memory of my past
and feel grateful for all that Life has given me.
I acknowledge that I did the best I could at the Time,
and now I am ready to let it go.
I clear my future road ahead for miracles and happy surprises.
80363, ohana means family.
Let’s talk less about what is lost
then listen more about what is left.
80226, sesakit ini sebab sesayang itu.
Bagaimana bisa ikhlas melepas,
jika yang dikorbankan adalah perasaan?
Tidaklah mudah untuk berserah
pada apa yang pernah indah.
Ketahuilah, Pa...
Sementara jantungmu terus berdetak,
nyatanya hatiku masih luluh lantak.