Sunday, September 27

Sunday, September 27, 2009 - No comments

~ Hanya Sapa Saja ~

@60285, panas begini surabaya.




Hai, kau... kelana kembara ;)


Dari Timur aku menyapa,
sekedar mengingatkanmu aku masih ada.
Tapi ternyata kau tak bisa lupa.


Aku ingat pernah kaucatat,
dari Barat kau akan melesat.
Pergi ke Timur,
menghabiskan sisa umur.


Lantas kita bertukar cerita, sementara...
Dekap dan kecup di antaranya, itu juga...


Kalau aku beringsut, 
apa kau merasa takut?
atau justru jakunmu berdekut?


Ah, kau... kelana kembara ;)


Tak akan kupaksa kau tetap.
Biarkan engkau bicara tanpa tergagap.


Kita begini saja,
tak apa ya?



Monday, September 14

~ Kawan, Catatan Perjalanan ~

@40135, peluk kecup bagi semua yang tersayang. kalianlah tempatku berpulang.




Bermula dari Timur:
tempat segala terbit, aku belajar berjinjit.
Dari sana pula aku pamit.
Aku ingin belajar dari tempat dimana banyak cinta selain keluarga.


Berakhir (sementara) di Barat:
tempat segala benam, aku meluruh dendam.
Ke sana aku memeram.
Aku telah belajar dari tempat dimana keluarga pun ada gantinya.


Mungkin nanti ada masanya aku berhenti bertualang.
Sekarang,
aku sekedar tempat singgah bagi para kelana kembara sebelum bertandang pulang.


Ini petang aku melenggang.
Menyusur selatan pada kelok tebing dan jurang.
"Pulang!" kata mereka dengan rahang terpasang kencang.


Tak.
Aku tak mau tetap.
Aku hanya mau berderap sambil terus didekap.


Aku menjelajah alam,
masih banyak yang bisa ditulis jadi puisi.
Tanpa dendam,
tak akan ada lagi.


Kelak akan kubacakan dongeng bagi ayahbunda,
betapa timur hanya sebagian kecil dari lintang bujur dunia.
Aku ingin pergi ke tempat yang belum tersapu mata:
selatan, barat, utara.


Untuk sementara,
denganmu aku ingin berbagi langit senja yang sama.
Sebab esok tak kutemui lagi riuh suara dan canda tawa.
Jadi selagi bisa,
sampaikan salamku pada hangat benam matahari di ujung sana.
Dan kan kuingat kecupmu selama aku pergi berkelana.


Peluk aku erat,
biar kusimpan engkau hangat.
Agar tiap kulihat barat,
kutahu engkau tempatku lekat.