Friday, May 20

Friday, May 20, 2011 - No comments

N.U.M.B

40161, don't know how to react.


Lengang...

yang panjang.

Kuambil jeda,

di bulan kelima. 
Dua tahun menunggu, buatku,
.... terlalu lama.

Tuesday, May 17

Tuesday, May 17, 2011 - 1 comment

Semester (V)

40161, catatan sehabis nelpon putus sambung sebelum (dia) tidur.


Sudah waktunya pindah provider pakai jasa burung merpati,

kalau suara masih kresek-kresek, nat nit nut, dan kita bahkan belum mahir bertelepati.

Monday, May 16

Monday, May 16, 2011 - No comments

Semester (IV)

40161, catatan sehabis makan tahu seuhah jam sepuluh.


Langit sudah berulang kali berganti cerah, berawan, mendung, dan hujan

... masih juga kutunggu engkau datang memberi pelukan saat aku sangat membutuhkan.

Tuesday, May 10

Tuesday, May 10, 2011 - No comments

Knowledge Seed

40161, rasa bahasa muncul seiring kepulan asap.


Ternyata ilmu itu 

memang semacam bibit yang bersemai sementara dalam kepala. 

Harus disebar biar tumbuh menyata di dunia, 

dan biarkan semesta yang mengambil alih perawatannya
...sampai jadi tetumbuhan yang berguna.

Monday, May 9

Monday, May 09, 2011 - No comments

Menginderai Kekasih

@40161, waktu tak pernah mau mengerti, apalagi ditunggangi.


Hai, kasih...
tiba juga masanya.

Saat dimana kau bukan lagi sekedar deretan aksara atau gelombang suara
yang sampai padaku lewat kabel tak kasat mata.
Saat dimana kau bisa melihat langsung ke cerlang mataku
dan menerjemahkan bahasa yang tak dapat ditipu.

Hai, sayang...
datang juga waktunya.

Saat dimana mata, mulut, dan telinga kita berfungsi nyata
bukan sekedar meraba-raba apa gerangan di sana.
Saat dimana jarak bisa sedikit terlipat semu
untuk menjembatani rindu.

Namun ternyata teknologi pun punya keterbatasan...
sebab aku belum menyentuh kulitmu dan mencium baumu dari kejauhan.

Jadi,
cepat pulang ya... 
Kau kunanti,
jangan berlama-lama.

Biar semua indera kita berfungsi seutuhnya.

Thursday, May 5

Thursday, May 05, 2011 - No comments

Sometimes acceptance alone is enough,
especially when there's nothing you can change.

Tuesday, May 3

Tuesday, May 03, 2011 - No comments

Penggerak Pena

@40161, kau bebas mengartikanku, aku tak mau tahu.


Kamu berencana, aku tertawa.

Aku bersulang...
untukmu yang menepuk dada bangga
merasa bahwa hidupku kamu yang punya

untukmu yang mengangkat dagu ke udara
merasa bahwa bahagiaku kamu tahu arahnya

untukmu yang mendenguskan hidung dan memicingkan mata
bagi tiap impian di jalanan penuh tetes darah, bulir keringat, gelak tawa
... maaf, kau tak tahu menahu apa-apa tentangku
walau nyata di tubuh kita mengakar jalur hutan yang sama
silakan pegang pena untuk menuliskan kisahku apapun kau suka.

Kamu berencana, aku tertawa.
Hanya Tuhan yang memegang kartu... di akhir tiap permainan manusia.

Tuesday, May 03, 2011 - No comments

So often what we see as a dead end,
turns out to be a hairpin curve only.

Monday, May 2

Monday, May 02, 2011 - No comments

Perbedaan antara bersikap fleksibel dengan bersikap plin-plan 
terletak pada pondasi yang melandasinya.

Sunday, May 1

Sunday, May 01, 2011 - No comments

Keluh Kesah

@40161, productivity is not equivalent with quality.


Bah.
Puisi-puisiku jadi sampah
... terlalu liat untuk dikunyah!

Sunday, May 01, 2011 - No comments

Yang Membawamu Padaku

@40161, bercerita tentang mimpi.


Seolah nyata.
Hanya air, pada akhirnya, yang membuatmu mengaku
... rindu menetak pada lekuk katup geligimu
yang susah payah kausembunyikan
di balik kata "Tidak!" andalan.

Menjelma mimpi.
Bagai air, pada awalnya, waktu perlahan melaju
kuperciki hatimu tanah kering cadas berkerak
yang dengan bangga kau pertunjukkan
di balik kata "Memang!" andalan.

Beri aku kesempatan
menjadi air mengajakmu mengalir
menembusi bebatuan, membasahi dedaunan, menyejuki pepohonan.

Biar pantai, biar laut, biar lembah, biar gunung, biar gua, biar hutan. 
Di mana saja... sampai ruang tidak berbatas jelas.
Kapan saja... sampai waktu tak berkesudahan.

Aku ingin bercinta denganmu
disaksikan semesta yang tak pernah meragu.

Aku tahu kau menginginkanku,
air matamu yang bilang begitu.

Sunday, May 01, 2011 - No comments

If Only Bed is Woman

@40161, insomnia yang terus mengada.


Mataku mengelabuiku.
Pun demikian telingaku menipuku.

Tak kuasa kuhalau 
lelaki menyelinap di awal pagi
dengan seutas simpul yang sama eratnya sebelum pergi.

Jemariku mengkhianatiku.
Pun demikian bibirku mendustaiku.

Tak sanggup kuhindari
lelaki berdiam di akhir malam
dengan seikat rambutku di genggamannya setelah kembali.

Duh.
Aku butuh tidur tenang malam ini, bangun segar esok pagi,
..... tanpa mimpi yang tak bisa kukenali.

Sebab di dalam sana,
sekian wajah tak bernama
sibuk menjamah tapi lupa mengucap cinta.