Thursday, June 23

Titik Balik

60285-2015 & 80226-2016, not yet reborn.


Kukumpulkan segenap keberanian
seperti bocah tergeragap menjelang ujian. 

Waktu itu: menunggu sahur, 
mataku tanpa pejam meredam cemas 
yang membuatku terjaga nyalang tak bisa tidur.
Baru lima menit menyerah pada waktu,
setelah shubuh berjamaah kudengar suara yang tak biasa.
Kau terduduk memegang dada diri, 
aku ambruk menyadari kenekatanku menguap lenyap.

Kau tak perlu mati,
aku yang harus pergi.

Kini setahun berlalu, doaku tetap sama: 
hiduplah sehat dan baik-baik saja, 
biarkan aku yang tak jadi berbahagia.
Jika harus kutukar jodohku untuk hidupmu, 
maka jadilah.

Hingga kini, 
aku masih mati.

0 comments: