Saturday, May 1

~ Segila Cintanya ~

@40161, you disgust me.




Pada suatu titik, aku tidak bersyukur dengan keadaan bahwa aku dicintai dengan teramat sangat. Keadaan itu membuatku terancam dan merasa ketakutan. Selalu ada kemungkinan bahwa cinta yang sedemikian bisa saja membuatku jadi tidak bebas berekspresi atau justru mati termutilasi, suatu hari nanti.


Kualami kondisi yang sama sore ini.
Mantan kekasih yang bersikeras berulang kali menelpon meski berulang kali pula aku tidak mengangkat telpon darinya. Dia ingin bicara, sedangkan aku tidak. Menurutku, tidak ada lagi yang perlu dibahas panjang lebar tanpa ada batas jelas mana ujung mana pangkal. 


Tidak, ketika dia merambah masuk ke hidupku yang baru tanpanya. Terimakasih tapi tidak, ketika dia membajak alur komunikasi dan berkenalan dengan temanteman lama yang kukenal sepintas saja. Lagilagi tidak, ketika dia melulu menggemakan menggaungkan betapa dia ingin kembali aku ada di hidupnya. Cukup sudah dan tidak (TENTU TIDAK !!!), ketika dia maju ke lelakiku yang sekarang dan membongkar aib dengan bangga. 


Cinta gilaSakit jiwa.


Ya. Dulu pernah aku cinta padanya. Sekian dalam. Sekian besar. Sekian lama. Tapi itu dulu. Masa lalu.
Ya. Sekarang dia masih cinta padaku. Sekian dalam. Sekian besar. Sekian... gila. Tapi ini sekarang. Masa kini.


Kukira kita semua tahu bahwa manusia tidaklah statis ketika berhadapan dengan waktu. Lebih baik kita terus berjalan. Biar luka, biar sakit, biar nyeri, biar ngilu, biar perih.
Biar saja waktu yang menggerus. 
Ada hidup yang menanti untuk diurus. Dan itu adalah hidupku, yang terlalu lama terbengkalai karena cintaku dulu tak putusputus.


Sekarang,
aku berhak untuk diam.
Bahkan ketika selalu dia mengeja cintanya yang megah di masa lalu, yang buatku terlalu usang untuk dibandingkan dengan cinta sederhana yang kupunya sekarang.
Aku berhak untuk diam, dan menyimpan rahasia untukku seorang.


Bahwa pernah aku dulu mencintainya... yang kini gila.



4 comments:

Aku sedang berpikir Ze.. jika cinta membuat kita merasa dalam bahaya, apakah itu cinta menurutmu? Membuat kita selalu ingin lari, menjauh, sendiri..

pertanyaan yang sama harus diajukan juga ke para korban KDRT, vy... what else above love that makes them stay?

in my humble opinion, no.
cinta tidak membuatmu merasa terancam. cinta seharusnya membuatmu merasa nyaman, dan aman.

Menurtku ze, mereka bertahan karena kemapanan sosial, status, perasaan takut kehilangan, takut sendirian.. yang membuat orang cukup gila untuk bertahan dalam situasi berbahaya.. and they label all the reasons with "Love"..

cara yang gila untuk mendeskripsikan 'cinta'
:)