Tuesday, October 06, 2015 -
[Life Lessons],[Love Letters]
No comments
[Life Lessons],[Love Letters]
No comments
Selingan Pelarian
Barangkali Tuhan mempertemukan
kau dan aku yang pesakitan
supaya kita menjadikan
satu sama lain sebagai hiburan
atau paling tidak batu loncatan.
Kelak kemudian
pada sebuah persimpangan,
kita sadar untuk belajar tegar
bahwa air dan tanah tak selamanya
bisa dibentuk jadi tembikar
yang dipajang bangga
di ruang keluarga.
Sayangnya kemarau terlalu panjang
membuat aku dan kau selalu kerontang.
Hendaknya berhati-hati menamai apa yang terjadi
jika belum siap tersakiti lagi.
0 comments:
Post a Comment