Saturday, November 13, 2010 -
[Legitimate Kinship]
No comments
[Legitimate Kinship]
No comments
~ Mengguncang Akar ~
Duh, Gusti... bukakan matanya.
Banjir bandang di Wasior.
Letusan gunung di Yogyakarta.
Tsunami di Mentawai.
Banjir bandang di Aceh Raya.
There's a lot of things going out there you need to put your concern on,
and life's not revolving under your feet no longer.
Sudahi saja pembicaraan tentang agama.
Toh bukan kita manusia yang berhak menghitung mana pahala dan mana dosa.
Dia, kekasihku, ada di sana...
terjebak badai di suatu tempat antah berantah entah
meninggalkanku berharap cemas pada awalnya, lantas pasrah pada akhirnya.
Dan apakah dia peduli apa agamanya, atau apa agama mereka yang dibantunya?
Tidak.
Dia hanya pergi, hanya menjanjikan akan kembali.
Setelah tuntas tugas, setelah keseimbangan bisa aman dan nyaman.
Dan apakah aku bertanya apa agamanya, atau menghadap ke arah mana dia saat berdoa?
Tidak. Tidak.
Bahkan lelaki yang tidak melafadzkan syahadat pun mengingatkanku untuk lebih taat.
Bukankah itu jauh lebih baik, daripada tidak sama sekali?
Humanity is far more different than religiosity, dear auntie...
0 comments:
Post a Comment