Tuesday, September 07, 2004 -
[Intimate Relationship],[Life Lessons]
No comments
[Intimate Relationship],[Life Lessons]
No comments
~ Mengapa Jatuh Cinta adalah Salah ~
@45363, buat tanya yang tak terjawab.
lagipula saya bukan ahli dalam "bercinta".
lagipula saya bukan ahli dalam "bercinta".
Seorang karib saya bertanya dengan mata berkaca-kaca, "Mengapa saya selalu jatuh cinta dengan orang yang salah?"
Saya, yang menurut beberapa orang dianggap memiliki jam terbang tinggi dalam (lagi-lagi) berbicara tentang cinta, bingung harus menjawab apa.
Sekenanya saja saya melontarkan kalimat, sekedar menjaga supaya karib saya tidak mengumbar emosi berlebih di depan publik--yang nantinya akan mendiskreditkan nama jeleknya. "Anda hanya belum mengetahui bahwa orang yang salah tersebut adalah orang yang benar."
Karib saya terbahak, merasa terhibur oleh kalimat yang dianggapnya cukup diplomatis tersebut. Buatnya tetap saja pertanyaan itu belum terjawab.
Semenit kemudian justru saya yang bertanya pada diri saya sendiri, "Mengapa masih saja orang beranggapan jatuh cinta (pada orang yang salah) adalah salah?"
Masalahnya terletak pada esensi yang harus dicermati. Ini bukan lagi menyangkut person "kepada siapa seharusnya orang jatuh cinta", melainkan feeling "apa yang menjadikan jatuh cinta seharusnya kepada orang yang benar."
Bayangkan Anda adalah seorang pelakon cerita dimana dalam skenario tidak tercantum apakah Anda harus merepotkan diri dengan prinsip siapa. Anda hanya diminta mendalami penghayatan bagaimana Anda membuat seseorang menjadi tepat demikian maknanya.
So, it isn't about the right person... isn't it?
Dengan kejujuran yang menyakitkan, saya terpaksa mengatakan bahwa memang jatuh cinta tidak berbicara pada ranah person. Tidak menjadi masalah apakah orangnya tidak tepat, sebab kita membutuhkan (dan menginginkan) waktu serta tempat yang tepat untuk jatuh cinta.
*Lihat kembali prinsip RSP dalam Psikologi Industri dan Organisasi--The Right Man on The Right Place at The Right Time.
Lantas masihkah perlu ada yang bertanya tentang siapa yang jatuh kepada siapa, bukannya siapa jatuh pada saat apa dan di mana?
0 comments:
Post a Comment